AGLAnak Gunung Laut
Menu

TODO: founder review. Indonesian wording on this page is a draft and is not approved yet. The Problem section uses the approved English paragraph until a translation is approved. / Draf bahasa Indonesia pada halaman ini belum disetujui pendiri.

Anak Gunung Laut (AGL)

Meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan bencana melalui SaaS

Siaga 101: peringatan dini bencana geologi yang terverifikasi, ditambah edukasi kesiapsiagaan bencana setiap hari, untuk pengurangan risiko dan manajemen bencana berbasis masyarakat (PRBBK/CBDRRM).

TODO: founder review, including whether to use the acronym PRBBK.

Gratis untuk warga, bernilai untuk institusi

Siaga 101 sedang dikembangkan (tahap prototipe)

AGL

Anak Gunung Laut

TODO: ganti tanda sementara ini dengan logo dan foto lapangan dari pendiri (misalnya foto gunung atau pantai miliknya sendiri). Jangan memakai foto stok korban bencana. Favicon dan gambar pratinjau media sosial juga masih dibutuhkan.

Mengapa ini penting

  • #3

    peringkat risiko bencana Indonesia di dunia

    Bündnis Entwicklung Hilft, 2025

  • 17.5%

    dari 5.400 catatan bencana berlanjut dari fase bahaya ke fase penanganan

    caribencana.id, 2023

  • 69.8%

    dari 400 responden memiliki kesadaran bencana yang rendah

    Hargono et al., 2023

  • 85%

    dari 200 peserta di Jawa Barat menilai edukasi kesiapsiagaan gempa berbasis web bermanfaat

    Calisanie et al., 2025

TODO: founder review. An Indonesian translation of the approved Problem paragraph is not published yet. The English text below is the approved wording, unchanged.

Indonesia ranks third in the world for disaster risk, facing frequent natural disasters and the growing impacts of climate change (Bündnis Entwicklung Hilft, 2025). An analysis of 5,400 disaster records found that only 17.5% progressed from the hazard phase to the management phase, and research still offers little evidence on disaster awareness across multiple disaster events (caribencana.id, 2023). A survey of 400 respondents found that 69.8% had low disaster awareness, and communities with lower awareness face higher risk (Hargono et al., 2023). On the education side, a study in West Java (Jawa Barat) found that 85% of 200 participants considered web-based earthquake preparedness education beneficial (Calisanie et al., 2025). Indonesia is not only highly exposed to geo-disasters but also lacks coping capacity in community-based disaster risk reduction and management (CBDRRM). We believe Anak Gunung Laut (AGL), a SaaS platform that aims to improve disaster preparedness among Indonesian citizens, can strengthen CBDRRM and help finance disaster risk reduction. AWS credits would support the development of our geoscience-based approaches and technologies such as extended reality (XR), creating engaging experiences for all age groups, sparking curiosity, connecting communities, and shifting the mindset toward disaster preparedness.

Referensi

  • Bündnis Entwicklung Hilft, 2025.
  • caribencana.id, 2023.
  • Hargono et al., 2023.
  • Calisanie et al., 2025.

TODO: pendiri perlu menyediakan referensi lengkap atau tautan untuk setiap kutipan.

Siaga 101

Peringatan dini bencana geologi yang terverifikasi, ditambah edukasi kesiapsiagaan bencana setiap hari. Berbasis masyarakat, dengan interaksi banyak arah (pengguna ke pengguna).

  • Prototipe

    Kesiapan rumah tangga

    Daftar periksa darurat, titik kumpul keluarga, dan skor kesiapan.

  • Prototipe

    Sharing is Caring: gotong royong

    Papan komunitas untuk apa yang bisa ditawarkan atau dibutuhkan rumah tangga, misalnya genset diesel, kotak P3K, atau kendaraan.

  • Prototipe

    Gladi evakuasi dan peringatan terverifikasi

    RSVP gladi dan pemberitahuan terverifikasi, misalnya dari BPBD atau Ketua RT. Pemberitahuan ini dipisahkan dari laporan masyarakat yang belum terverifikasi.

  • Prototipe · Fase 1.5

    Laporan kondisi sekitar

    Tetangga melaporkan kondisi seperti hujan deras atau genangan air. Laporan kedaluwarsa setelah 3 jam dan ditandai ketika beberapa tetangga menguatkannya.

  • Rencana

    Capturing & Listening: survei KAP

    Survei Pengetahuan, Sikap, dan Praktik (Knowledge, Attitude and Practice) secara langsung di berbagai komunitas, yang menghasilkan skor kesiapsiagaan bencana.

  • Rencana

    Edukasi XR/AR

    Lapisan edukasi extended reality (XR) dan augmented reality (AR):

    • Simulasi banjir dengan AR: air banjir yang naik, ditampilkan lewat kamera atau pada foto yang diunggah.
    • Pemeriksaan lereng dan bangunan dengan AR: mencatat kondisi bangunan, sudut lereng, dan tanda peringatan seperti retakan, rembesan, dan pohon yang miring.
    • Pengetahuan lokal: tiga tanda smong dari Simeulue, ditambah formulir agar komunitas mencatat tanda-tanda alamnya sendiri dan memilih siapa yang boleh melihatnya.

Tidak ada yang menjadi status publik sebelum validator menambahkan catatan.

Warna pada produk: teal untuk informasi terverifikasi dan tawaran, amber untuk laporan yang belum terverifikasi atau kondisi sekitar, koral untuk kebutuhan.

TODO: tangkapan layar prototipe dari pendiri. Beri label Prototipe. Jangan memakai gambar yang tampak seperti aplikasi yang sudah rilis.

Cara kerja

Ini adalah alur yang dituju. Siaga 101 sedang dikembangkan pada tahap prototipe. Fase 1 pada spesifikasi pembangunan memakai data tiruan lokal dan penyimpanan di perangkat. Supabase direncanakan untuk langkah pilot.

  1. Kumpulkan

    Laporan warga, survei KAP, dan pemeriksaan AR di aplikasi Siaga 101. Sensor: sistem peringatan dini yang sudah dipasang BPBD, ditambah rekomendasi pengukur hujan, sensor kelembapan tanah, inclinometer, akselerometer, dan ekstensometer.

  2. Kirim

    Internet, MQTT, atau SMS, dengan simpul LoRa di pedesaan. “Save the EWS message on the device, then send it when a signal appears.” Draf: “Simpan pesan peringatan dini di perangkat, lalu kirim ketika ada sinyal.”

  3. Triase dan verifikasi

    AI (Claude Haiku) mengelompokkan dan merangkum laporan, dan validator manusia di tingkat lokal yang memutuskan tingkat bencana.

  4. Keluaran

    Notifikasi terverifikasi untuk masyarakat, dasbor KAP untuk BPBD, dan data untuk pembiayaan pengurangan risiko bencana.

Rangkaian alat yang direncanakan: Flutter (offline-first) · Unity AR Foundation · Supabase (Auth, Postgres, Realtime, Storage) · MQTT / SMS / LoRa

Pendekatan skor mengacu pada ISO 22328-2:2024, “Guidelines for the implementation of a community-based early warning system for landslides.”

Jangkauan menurut konektivitas

  • Kota dan pedesaan

    Terhubung ke sistem peringatan dini yang sudah dipasang BPBD.

  • Pedesaan dengan sinyal terbatas

    Perangkat LoRa dengan model bahasa kecil merangkum kondisi setiap 3 bulan.

  • Pedesaan tanpa sinyal

    Pusat belajar lokal untuk pengurangan risiko dan manajemen bencana berbasis masyarakat (PRBBK/CBDRRM).

Siapa yang kami layani

  • Kota

    B2B · B2B2C · B2G

    Perusahaan, bangunan, dan rumah tangga (RT/RW). Aplikasi seluler komunitas, AR/XR, dan peringatan dini dari masyarakat ke BPBD.

  • Pedesaan

    B2B · B2B2C · B2G

    Industri rumah tangga dan masyarakat desa, Destana (Desa/Kelurahan Tangguh Bencana). Aplikasi seluler komunitas, validator lokal, dan peringatan dini sensor jarak jauh dari rumah tangga ke BPBD.

  • Komunitas adat

    Komunitas kelompok etnis dan suku. Pusat fasilitator luring dan belajar dari pengetahuan kesiapsiagaan bencana setempat, misalnya smong di Simeulue.

TODO: konfirmasi model bisnis yang berlaku untuk komunitas adat. Dek presentasi tidak menyebutkannya.

Gratis untuk warga, bernilai untuk institusi

Seluruh konten gratis untuk warga, tetapi bernilai bagi institusi.

  • B2G: skor dasbor bencana

    Untuk BPBD, pemerintah daerah, dan BNPB: skor dasbor dari KAP, kestabilan lereng, dan kondisi bangunan untuk setiap RT/RW.

  • B2B2C: lapisan edukasi XR

    Untuk program CSR perusahaan: donasi bagi wilayah pedesaan serta komunitas etnis dan adat untuk meningkatkan kapasitas menghadapi bencana melalui edukasi XR.

  • B2B: menangkap dan mempelajari data XR

    Untuk lembaga keuangan dan asuransi: pembiayaan pengurangan risiko bencana bagi industri rumah tangga dan perusahaan, berdasarkan skor lanskap dan bangunan.

Hubungi kami untuk kemitraan pilot.

TODO: pendiri memutuskan apakah harga indikatif dari dek presentasi dipublikasikan. Harga tidak ditampilkan di sini.

Melengkapi, bukan menyaingi

Siaga 101 melengkapi platform nasional seperti InaRISK, mitigator.id, dan PetaBencana.id dengan menambahkan kesiapsiagaan masyarakat, gotong royong, edukasi AR/XR, dan data pembiayaan pengurangan risiko bencana.

TODO: pendiri memutuskan apakah tabel perbandingan lengkap perlu dipublikasikan.

Upaya ini berkontribusi pada pengurangan kerugian ekonomi langsung (SDG 11.5).

Roadmap

TODO: pendiri mengonfirmasi tahap saat ini dan bulan mulai. Dek hanya memberi bulan relatif, bukan tanggal kalender.

  1. Bulan 1–3

    Posisi saat ini

    Prototipe Siaga 101

    Beranda, Komunitas, dan Profil. Spesifikasi disusun dengan Flutter dan Supabase. Yang ada hari ini adalah spesifikasi pembangunan dan prototipe yang bisa diklik, seperti yang dijelaskan spesifikasi itu. Kode sumber Flutter belum ada di repositori.

  2. Bulan 4–6

    Fase MVP

    Menargetkan Destana dekat Jawa Timur. Perancangan arsitektur pita sempit: SMS dan MQTT.

  3. Bulan 7–9

    Pelatihan dan evaluasi AR/XR

    Pelatihan dan evaluasi AR/XR untuk lereng, bangunan, dan pengetahuan lokal. Studi kelayakan AR/XR pada aplikasi seluler untuk kesadaran bencana.

  4. Bulan 10–12

    Endline KAP dan dasbor

    Endline KAP: XR/AR dan pemetaan bencana. Dasbor BPBD dan pembiayaan pengurangan risiko bencana. Prototipe AR/XR untuk banjir, lereng, bangunan, dan pengetahuan lokal.

  5. Berikutnya

    Riset yang berlanjut

    Riset AR/XR untuk pengembangan produk, masih berjalan.

TODO: konfirmasi bahwa “Destana dekat Jawa Timur” boleh disebut secara publik.

Tim

M. Akmal Putera (AKMAL)

Pendiri

Insinyur geoteknik dengan pengalaman scraping dan menjalankan data untuk energi hijau, geologi, dan analisis tipe data GIS.

TODO: foto pendiri.

TODO: tautan LinkedIn atau portofolio.

Tidak ada rekan tim, penasihat, atau mitra lain yang tercantum di dokumen sumber.

TODO: konfirmasi kepada pendiri sebelum ada nama lain yang ditambahkan.

Yang kami cari

Kami membutuhkan inkubator dan mentor untuk startup SaaS kami.

  • Mentor untuk pelaksanaan proyek pilot di B2G, B2B, dan B2B2C.
  • Bantuan hukum untuk kepatuhan UU PDP (Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi) dalam pengumpulan data.
  • Penasihat teknis untuk pengembangan SaaS, AI, IoT, dan XR/AR.
  • Kesiapan investasi: memenuhi kriteria inkubator untuk berinvestasi pada startup ini.

Mari berkolaborasi

Bersama, mari kita kurangi kesalahpahaman tentang bencana geologi.

Approved English: Together, let's minimize misunderstanding about geo-disasters.

Halaman ini tidak mengumpulkan data pribadi. Kirim surel langsung kepada kami.